Lompat ke konten utama

e-Government · G2B

Optimasi & pengawasan layanan SPPG dengan geospasial dan analisis sentimen

SIGAP-SPPG membantu pemerintah dan pelaku usaha mengambil keputusan buka, evaluasi, atau tutup SPPG berbasis data: jarak ke sekolah, jumlah penerima, armada, cuaca, konteks ekonomi wilayah, hingga sentimen pengaduan masyarakat.

78
SPPG aktif terdaftar
900
Sekolah terlayani
145.949
Penerima manfaat harian

Analisis kelayakan

SPPG Dapur Boga · Surabaya

78skor

Sekolah tercakup

14

Utilisasi

83%

Peluang hujan

30%

Aduan negatif

18%

Cakupan sekolah84
Kesiapan armada72
Sentimen layanan61
Rekomendasi: pertahankan · armada cukup · sentimen membaik

78

SPPG aktif

tersebar di 30 kabupaten/kota

900

Sekolah terlayani

titik distribusi terpetakan

145.949

Penerima manfaat

peserta didik per hari

134

Aduan ditindaklanjuti

dari 268 laporan masuk

Angka dihitung langsung dari data operasional platform.

Tiga pilar

Satu platform untuk mendaftar, menganalisis, dan mengawasi

Menjawab tiga persoalan utama layanan SPPG: pro-kontra kualitas layanan, pengaduan warga yang tak tertampung, dan unit SPPG yang beroperasi tidak efektif.

G2B01

Pendaftaran & verifikasi SPPG

Pelaku usaha mendaftarkan SPPG lengkap dengan profil usaha, kapasitas, armada, dan titik lokasi pada peta. Regulator memverifikasi sebelum unit berstatus aktif.

Selengkapnya
Geospasial02

Analisis kelayakan geospasial

Skor kelayakan 0–100 yang dapat dijelaskan: jarak ke sekolah, jumlah penerima, ketersediaan armada, cuaca harian, hingga konteks ekonomi wilayah.

Selengkapnya
Sentimen03

Pengawasan berbasis sentimen

Setiap pengaduan dianalisis sentimennya dengan leksikon Bahasa Indonesia, lalu dipetakan sebagai heatmap untuk memprioritaskan evaluasi.

Selengkapnya

Basis perhitungan

Skor yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan kotak hitam

Setiap keputusan buka, evaluasi, atau tutup dihitung dari parameter yang transparan dan mengikuti ketentuan operasional SPPG.

  • Radius layanan maksimum 6 km dan kapasitas maksimum 2.500 porsi/hari.
  • Satu SPPG dibatasi melayani maksimal 25 sekolah terdekat dalam satu kabupaten/kota.
  • Rincian bobot tiap komponen skor dapat dibuka dan diperiksa satu per satu.

Jarak & akses jalan ke sekolah

Rute nyata via OSRM

01

Jumlah penerima & sekolah

Data peserta didik

02

Kapasitas & armada

Beban vs kemampuan

03

Cuaca harian

Open-Meteo real-time

04

UMR & kemiskinan wilayah

Konteks ekonomi

05

Sentimen pengaduan

Leksikon Bahasa Indonesia

06

Alur kerja

Dari pendaftaran usaha sampai keputusan regulator

1

Daftar & verifikasi

SPPG mendaftar; regulator memverifikasi lokasi dan kelengkapan usaha.

2

Analisis geospasial

Sistem menghitung cakupan sekolah, kebutuhan armada, dan skor kelayakan.

3

Pengaduan masyarakat

Warga melapor; sentimen dianalisis dan ditautkan ke SPPG terkait.

4

Keputusan berbasis data

Heatmap dan skor menjadi dasar pertahankan, evaluasi, atau tutup.

Partisipasi masyarakat

Punya masukan atas layanan SPPG di sekitar Anda?

Sampaikan pengaduan atau apresiasi - setiap laporan dianalisis sentimennya, dipetakan, dan menjadi bahan evaluasi resmi bagi regulator.